Tuesday , December 6 2022
Breaking News
Hari Krida Pertanian

Sejarah Hari Krida Pertanian

Topglobal1.com, Khusus untuk para petani di seluruh Indonesia terdapat satu hari yang memiliki makna mendalam yaitu hari Krida Pertanian. Peringatan hari Krida Pertanian ini selalu diperingati setiap tanggal 21 Juni.

Hari Krida Pertanian ini adalah peringatan hari yang sangat penting sekali bagi masyarakat petani yang ada di Indonesia.

Hari yang membahagiakan ini akan dapat menjadikan hari besar yang dinantikan oleh para petani, pengusaha, pegawai, peternak yang terlibat pada sektor pertanian yang ada.

Penetapan tanggal 21 Juni sebagai hari Krida Pertanian yang diperoleh dari Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjesro) yang dinaungi Kementrian Pertanian, bahwa tanggal 21 Juni ini ditetapkan atas dasar pertimbangan yang dilihat dari aspek astronomis.

Hal ini memiliki makna bahwa matahari diketahui bisa memberikan sumber tenaga kehidupan yang baik untuk manusia, hewan bahkan tumbuhan yang berada di lintang utara kisaran 23,50 garis balik utaranya.

Balitjesro menyampaikan terkait keadaan terjadinya pergantian iklim yang serupa sekali pastinya dengan perubahan yang terjadi pada usaha sektor pertanian.

Khusus sejarah awal dari peringatan hari Krida Pertanian Sejarah Hari Krida Pertanian itu terjadi pada akhir abad ke – IX.

Baca Juga :  Peringatan Hari Keluarga Nasional 2021

Pada abad ini, dikenalkanlah sebuah istilah yang disebut dengan pranata mangsa. Istilah ini memiliki makna tentang cara pembagian musim. Musim ini dibagi dalam 12 musim yang diuraikan secara sempurna.

Pembagian musim ini baik musim hujan, musim angin, musim serangga, musim penyakit dan lain sebagainya.

Tepat pada 21 Juni ini permulaan musim yang pertama ada sebagai penanda awal dari siklus 12 musim tersebut. Oleh karena itu, bulan Juni sangat penting sekali bagi masyarakat pertanian.

Komoditi pertanian yang merupakan sebuah kegiatan panen yang baik seperti panen kopi, panen cengkeh, panen lada dan sebagainya ini pada umumnya dilaksanakan di bulan Juni ini hingga berakhirnya bulan Juli.

Pada bulan-bulan yang disebutkan di atas, merupakan bulan-bulan terbaik bagi masyarakat petani yang ada sehingga selalu menyediakan perhitungan neraca atasnya.

Kegiatan ini merupakan sebuah bentuk wujud rasa syukur dengan hasil pertanian yang diperoleh kemudian dilanjutkan untuk melakukan evaluasi apa saja kelemahan ataupun kekurangan selama proses penanggulangan terjadi.

Pada hari Krida Pertanian ini tidak hanya memperhitungkan bulan-bulan seperti yang disampaikan di atas, tetapi juga bentuk  rasa syukur,  perwujudan hari kebanggan hati masyarakat petani, bahkan juga dijadikan sebagai hari untuk mawas diri serta tak lupa juga sebagai hari dharma bhakti.

Baca Juga :  Cara Cek Saldo BCA Lewat Hp dengan Mudah!

Di hari yang memberi kebahagiaan ini, masyarakat petani yang ada mengucapkan rasa syukurnya terhadap limpahan nikmat yang Tuhan berikan dalam bentuk kekayaan alam yang ada mulai dari air, matahari, iklim, flora, fauna, mineral-mineral bahkan bumi sekalipun.

Dari bentuk-bentuk kekayaan alam yang ada tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat petani dengan sebaik-baiknya demi menjaga kesejahteraan umat manusia yang ada.

Kemudian selain daripada itu, hari Krida Pertanian ini masyarakat petani juga meminta permohonan kepada Tuhan untuk memberikan rahmat yang lebih baik lagi dari saat sekarang untuk tahun-tahun berikutnya.

Masyarakat petani melakukan peringatan hari penting ini tanpa harus menghilangkan tanggung jawab untuk selalu dapat melestarikan kekayaan alam yang ada.

Di hari ini masyarakat petani juga bangga sekali karena bisa memperoleh hasil bahkan prestasi yang baik dari hasil usaha selama satu tahun bekerja. Apapun masalah yang dihadapi selalu dijalani dengan baik demi mendapatkan kebahagiaan di hari ini karena hari ini merupakan hari yang sangat penting sekali.

Baca Juga :  Sejarah Hari Pasar Modal Indonesia 3 Juni

Di hari ini, masyarakat petani mengharapkan hasil dari usaha yang dilakukan selama ini bisa mencukupi kebutuhan masyarakat.

Kemudian hari ini dikatakan sebagai hari untuk mawas diri dikarenakan pada hari ini masyarakat petani bisa mengetahui apa saja kekurangan ataupun kelemahan yang dialami selama satu tahun yang telah dilewati.

Hal tersebut dilakukan guna untuk memperbaiki kesalahan setahun lalu  serta meningkatkan hasil untuk melanjutkan perjuangan baru pada sektor pertanian tahun-tahun berikutnya.

Hari Krida Pertanian tentunya sebagai salah satu wujud penghargaan yang diberikan baik kepada masing-masing orang, keluarga besar, masyarakat sekitar yang dianggap memiliki peran penting untuk memajukan khususnya pada sektor pertanian ini.

Pemberian penghargaan ini juga diharapkan untuk dapat meningkatkan lagi karya-karya terbaik yang lebih baik lagi kedepannya sehingga dapat mewujudkan keinginan dalam memberikan keringanan kepada orang-orang yang membutuhkan.

Demikianlah informasi menarik kali ini mengenai hari Krida Pertanian. Semoga bermanfaat dan menginspirasi.

Baca Juga: Twibbon Hari Krida Pertanian

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.