Thursday , July 7 2022
Hari Bank Indonesia

Sejarah Lahirnya Hari Bank Indonesia (5 Juli)

Topglobal1.com, Hari Bank Indonesia, Setiap tanggal 5 Juli Hari Bank Indonesia diperingati di Indonesia. Perayaan hari jadi ini menandai lahirnya Bank Negara Indonesia (BNI) sebagai bank pertama yang di dirikan oleh pemerintah Indonesia setelah kemerdekaan, pada tanggal 5 Juli 1946.

Sejarah Lahirnya Hari Bank Indonesia:

Hanya Bank Indonesia (BI) yang disahkan sebagai bank sentral oleh pemerintah Indonesia melalui undang pada tanggal 1 Juli 1953 dengan nasionalisasi De Javasche Bank (Bank pemerintah Belanda) setelah penyerahan kedaulatan republik Indonesia dari pemerintahan Belanda.

Pada tahun 1828 De Javasche Bank didirikan oleh Pemerintah Hindia Belanda sebagai bank sirkulasi yang bertugas mencetak dan mengedarkan uang di Indonesia karena saat intu negara Negara Republik Indonesia masih di jajah oleh Pemerintah Belanda dan Sekutu.

Pada tahun 1953 De Javasche Bank berubah nama menjadi Bank Indonesia yang memiliki tiga tugas penting yaitu di bidang moneter, perbankan, dan sistem pembayaraan juga melanjutkan tugas bank secara komersil yang dilakukan oleh De Javasche Bank sebelumnya.

Menurut buku Bank Indonesia dalam Kilasan Sejarah Bangsa (1995) karya M. Dawam Rahardjo, De Javasche Bank berdiri tanggal 24 Januari 1828 kendati belum berbentuk perusahaan seutuhnya. Sejak 22 Maret 1991, status De Javasche Bank (Bank pemerintah Belanda)  resmi berubah menjadi N.V. (Naamlooze Vennootschap).

Baca Juga :  Sejarah Hari Kejaksaan

Perkembangan De Javasche Bank amat pesat dengan dibukanya 16 cabang baru dalam waktu yang tidak relatif lama. Ke-16 cabang DJB tersebut antara lain berada di Bandung, Cirebon, Semarang, Yogyakarta, Surakarta, Surabaya, Malang, Kediri, Kutaraja, Medan, Padang, Palembang, Pontianak, Banjarmasin, Makassar, hingga Manado.

Tidak hanya memiliki 16 cabang di berbagai wilayah di dalam negeri, De Javasche Bank yang merupakan bank sentral resmi milik pemerintah kolonial juga membuka kantor perwakilan di Amsterdam (Belanda) dan New York (Amerika Serikat).

Kemudian pada tahun 1968 Bank Indonesia mengalami perubahan lagi dengan mengeluarkan UU Bank Central yang berfungsi mengatur semua bank yang ada di Indonesia dalam melayani masyarakat.

Bank Indonesia juga membantu pemerintah dalam mendorong pembangunan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat dan memperlancar produksi.

Namun pada tahun 1999 Indonesia mengalami krisis moneter yang berakibat tidak stabilnya ekonomi, ini membuat Bank Indonesia menetapkan tujuan tunggal Bank Indonesia yaitu mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah yang sesuai dengan UU No.23/1999.
Perubahan terjadi lagi pada Tahun 2004, Undang-Undang Bank Indonesia di amandemen dengan fokus pada aspek penting yang terkait dengan pelaksanaan tugas dan wewenang Bank Indonesia, termasuk penguatan governance.

Baca Juga :  Supaya Dapat Bantuan Pemerintah Di Tahun 2022 Dari Pemerintah Inilah Langkah Registrasi Bantuan Sosial PKH 2022 Lewat Aplikasi Cek Bansos

Pada tahun 2008, Pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No.2 tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang No.23 tahun 1999 tentang Bank Indonesia sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas sistem keuangan.

Amandemen dimaksudkan untuk meningkatkan ketahanan perbankan nasional dalam menghadapi krisis global melalui peningkatan akses perbankan terhadap Fasilitas Pembiayaan jangka pendek dari Bank Indonesia.

Selain sejarah singkat diatas Bank Indonesia juga mempunyai tujuan dan tiga pilar utama, penasarankan apa saja tiga pilar utama dari Bank Indonesia simak penjelasan di bawah ini. Tujuan Utama Bank Indonesia di dirikan adalah mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Untuk itu diperlukan tiga pilar utama sehingga tujuan tersebut bisa tercapai.
Tiga pilar utama Bank Indonesia.

  1. Menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter
  2.  Mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran
  3. Mengatur dan mengawasi perbankan di Indonesia

Bank Indonesia di Pimpin oleh Dewan Gurbenur berikut  penjelasan secara singkat, Dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya Bank Indonesia dipimpin oleh Dewan Gubernur.

Dewan ini terdiri atas seorang Gubernur sebagai pemimpin, dibantu oleh seorang Deputi Gubernur Senior sebagai wakil, dan sekurang-kurangnya empat atau sebanyak-banyaknya tujuh Deputi Gubernur.

Baca Juga :  Sejarah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 5 Juni

Dari sejarah singkat Bank Indonesia tadi bahwa Hari Bank Indonesia di peringati setiap tanggal 5 Juli, dan Bank pertama Indoensia adalah Bank BNI dengan pembentukan yayasan Pusat Bank Indonesia. BNI Bank yang didirikan tanggal 5 Juli 1946.

Untuk Bank Indonesia ( BI ) sendiri itu lebih mudah umur nya dari Pada Bank BNI karena Bank indonesia sendiri di sahkan menjadi Bank Sentral  pada tanggal 1 Juli 1953 ada selisih jarak sekitar ± 7 tahun, bagi kalian karyawan Bank BNI cukup banggakan dengan pengalaman dan umur tempat cuan kalian bukan?

Walaupun lahir di 1 Juni Hari Bank Indonesia tidak di peringati tangaal 1 Juni ya gengs melainkan di peringati 5 Juni karena 5 Juni hari lahir pertama Bank Indonesia.

Nah itulah sejarah Hari Bank Indonesia semoga informasi yang kami bagikan untuk kalian ini bermanfaat, kami ucapakan terima kasih dan jangan lupa untuk ikuti dan komen kami agar kami lebih giat lagi membagikan informasi yang bermanfaat buat kalian semua.

Baca Juga: Link Desain Twibbon Hari Bank Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published.