Sunday , August 1 2021
Sejarah Hari Bhayangkara

Sejarah Hari Bhayangkara 1 Juli- HUT Ke 75

Topglobal1.com, Sejarah Hari Bhayangkara Ke 75- Setiap tanggal 1 Juli adalah peringatan hari istimewa bagi institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia yang diperingati sebagai Hari Bhayangkara. Lahirnya Hari Bhayangkara diambil karena diterbitkannya Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 1946 pada tanggal 1 Juli 1946.

Download: Kumpulan Twibbon HUT Bhayangkara Ke-75

Berikut Sejarah Hari Bhayangkara Ke 75:

Sejarah Hari Bhayangkara

Asal usul kata Bhayangkara atau sejarah hari bhayangkara berdasarkan informasi dari Divisi Humas Polri adalah diambil dari istilah kerajaan Majapahit yang waktu itu Patih Gajah Mada menggunakan kata itu sebagai pengamanan kerajaan. Karena hal ini kini simbol Kepolisian RI adalah Gajah Mada. Sebagai bentuk penghormatan, Polri membangun patung Gajah Mada di depan Kantor Mabes Polri dan kini nama Bhayangkara dijadikan nama pasukan kepolisian.

Baca Juga :  Poster Hari Bhayangkara 2021- Download Gratis Di Sini

Download: Poster Hari Bhayangkara 2021

Masa Penjajahan Belanda

WhatsApp Image 2021 06 26 at 20.58.23

Pasukan keamanan pada masa kolinial Belanda diamabil dari orang pribumi dengan tujuan agar dapat menjaga  aset dan kekayaan orang-orang Eropa di Hindia Belanda.

Kepolisian yang terbentuk pada masa kolonial Belanda adalah Veld Politie (Polisi Lapangan), Cultur Politie (Polisi Pertanian), Stands Politia (Polisi Kota), dan Bestuurs Politie ( Polisi Pamomg Praja).

Kemudian bagi orang-orang pribumi yang menjadi kemanan tidak bisa menjabat posisi tinggi seperti hood agent (bintara), inspekteur politie, dan commisaris van politie. Kedudukan orang pribumi hanya sebagai asisten wedana, mantri polisi, dan wedana polisi.

Download: Poster Hari Anti Narkoba Internasional 2021

Lalu pada masa tersebut Belanda juga membentuk kepolisian modern pada tahun 1897-1920. Hal inilah yang menjadi cikal bakal terbentuknya Polri sampai saat ini.

Baca Juga :  Poster HUT RI Ke-76 2021, Download Gratis Di Sini

Masa Penjajahan Jepang

Saat Jepang menjajah, kepolisian Indonesia dibagi menjadi beberapa bagian seperti Kepolisan Jwa dan Madura dengan pusat Jakarta, lalu Kepolisian Sumatera berpusat di Bukittinggi, Kepolisian wilayah Indonesia Timur berpusat di Makassar, dan Kepolisian Kalomantan berpusat di Banjarmasin.

Download: Twibbon Hari Anti Narkoba Internasional 2021

Setiap kantor polisi saat itu dikepalai oleh seorang pejabat kepolisian dari orang Indonesia namun tetap didampingi oleh pejabat Jepang yang disebut sidookaan. Pada praktiknya sidokaan lebih berkuasa daripada kepala polisi. Itulah sejarah hari bhayangkara pada masa penjajahan Jepang.

Masa Awal Kemerdekaan Indonesia Periode 1945-1950

Ketika masa Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu pemerintah Jepang membubarkan Peta dan Gyu-Gun namun polisi tetap bertugas.

Download:  Poster Keren Hari Anti Narkoba Internasional 2021, Bisa Upload ke Sosial Media

Kemudian saat Soekarno-Hatta memproklamirkan kemerdekaan Indoneisa secara resmi kepolisian menjadi kepolisian Indonesia yang merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945.

Baca Juga :  Kumpulan Twibbon HUT Bhayangkara Ke-75, Download Gratis Di Sini

Lalu pada tanggal 19 Agustus dibentuklah Badan Kepolisian Negara (BKN) oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Dan pada tanggal 29 September 1945 R.S Soekanto Tjokrodiatmidjo dilantil menjadi Kepala Kepolisian Negara (KKN) oleh Presiden Soekarno.

Kepolisian berada dalam lingkungan Kementrian Dalam Negeri saat itu dengan nama Djawatan Kepolisian Negara yang hanya bertanggung jawab masalah administrasi, dan untuk masalah operasional bertanggung jawab kepada Jaksa Agung.

Baca Juga: Pentingnya Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional

Lali pada tanggal 1 Juli 1946 ditandai dengan Penetapan Pemerintah Tahun 1946 No. 11/S.D. Djawatan Kepolisian Negara bertanggung jawab langsung kepada Perdana Menteri. Alhasil setiap tanggal 1 Juli diperingati sebagai Hari Bhayangkara hingga saat ini.

Nah itulah ulasan sejarah hari bhayangkara. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *